SUBBAB 6: Operator Canny

Rangkuman

Operator Canny adalah metode deteksi tepi populer dan akurat, dikembangkan oleh John F. Canny pada 1986. Tujuannya mendapatkan tepi yang tajam, jelas, dan minim noise.

Tujuan Utama:
  • Mengurangi noise pada gambar.
  • Mendeteksi tepi asli, bukan perubahan kecil.
  • Menentukan arah tepi.
  • Menghubungkan titik-titik tepi menjadi garis utuh.

Tahapan Deteksi Tepi Operator Canny:
  1. Gaussian Blur
    Menghaluskan gambar untuk mengurangi noise dengan konvolusi menggunakan filter Gaussian.

  2. Gradient (Sobel)
    Menghitung perubahan intensitas (gradien) arah X dan Y menggunakan operator Sobel.

  3. Non-Maximum Suppression
    Menghapus piksel yang bukan puncak lokal pada arah gradien untuk menajamkan tepi.

  4. Double Thresholding
    Klasifikasi piksel menjadi:
    • Tepi kuat: gradien > threshold tinggi
    • Tepi lemah: antara threshold rendah dan tinggi
    • Bukan tepi: gradien < threshold rendah

  5. Edge Tracking by Hysteresis
    Menghubungkan tepi lemah ke tepi kuat jika terhubung; jika terisolasi, dihapus.